Thursday, 26 March 2015

Judulnya Aku



Judulnya aku
Oleh Ludbizar


Remah gerabah di tubuh pemuda
Tubuh yang membahang di ruang apatis
Celah cahaya menyuat mata
Sebuah jendela yang menata diri

Jangkauan daya guna kaki yang memendek
Malas melangkah, berjalan, apalagi berlari
Hanya menindihkan kepala di peristirahatan
Melupakan arena pertandingan di gedung megah

Melihat jutaan orang berlomba memboyong kuasa
Menjalankan segala hak yang bisa disusun
Sebisa manusia melontakan fardhunya
Dalam ruang sempit belas kasih

Ini dilema, dilema putra buruh
Sebuah kejujuran dalam aksara
Menyanyi tanpa suara lantang
Menari tanpa keelokan

0 komentar:

Post a Comment